Senin, 26 April 2010

tugas vpn

VPN (Virtual Private Network)

Yang dimaksud dengan VPN atau Virtual Private Network adalah suatu jaringan private yang mempergunakan sarana jaringan komunikasi publik (dalam hal ini Internet) dengan memakai tunnelling protocol dan prosedur pengamanan. Dengan memakai jaringan publik yang ada, dalam hal ini Internet, maka biaya pengembangan yang dikeluarkan akan jauh relatif lebih murah daripada harus membangun sebuah jaringan internasional tertutup sendiri.

Dalam artikel ini akan saya jelaskan Tahapan atau Step by Step membuat koneksi VPN Client di OS Windows XP ( Windows 2000, Windows Vista, Windows 7, Windows 2003 Server, dll kurang lebih sama saja ).

Langkah Pertamax : Masuk ke Control Panel, lalu pilih Network Connection.

Kedua : Selanjutnya kita klik “New Connection Wizard” atau klik menu “File”, lalu pilih “New Connection”. Lalu setelah muncul seperti gambar dibawah ini, klik Next.

Ketiga : Lalu kita pilih Connect to the network at my workplace. Lalu klik Next.

Keempat : Klik Virtual Private Network Connection lalu klik Next.

Kelima : Berikan nama untuk koneksi VPN kita ini, misalnya XPS-2010 atau sesuka anda. Lalu kita klikNext.

Keenam : Pada tahap ini kita pilih “Don’t dial the initial Connection”, lalu klik Next. ( Kalo akses internet Unlimited bisa pake cara ini, tapi jika akses internet anda per dia-up connection tentunya bisa anda sesuaikan dengan internet akses anda ).

Ketujuh : Selanjutnya kita masukkan IP Address dari VPN Server kita, bisa berupa nama Host Nameatau IP Public-nya, misalnya : 125.164.75.150.

Kedelapan : Proses Create koneksi VPN telah selesai dan kita klik Finish.

Kesembilan : Begitu kita klik Finish, maka akan muncul kota dialog seperti dibawah ini. Untuk pertama kali, kita masuk ke menu Properties dulu.

Pada Tab menu General, tampak IP VPN Server yang akan kita koneksikan.

Kesepuluh : Klik Menu Tab Security, lalu hilangkan centang “Require Data Encription”. Karena kita tidak mengaktifkan fitur ini pada Mikrotik VPN Server yang telah kita install sebelumnya.

Kesebelas : Selanjutnya kita kli Menu Tab Networking. Pada pilihan Type of VPN kita pilih PPTP VPN. Lalu untuk IP Address-nya sudah kita setting Automatic, jadi gak perlu di setting lagi. Selanjutnya kita klikOK dan siap melakukan koneksi VPN.

NB : NAH… penjelasan yang sangat khusus untuk anda pahami ( lihat gambar dibawah ini ). Didalam menu Internet Protocol / TCP-IP lalu kita klik Properties lalu kita klik ADVANCED. Nah selanjutnya di situ ada pilihan Use Gateway to Remote Network. Nah jika kita aktifkan / kita centang maka apabila PC kita ini terkoneksi ke VPN maka Gateway yang kita pake akan mengambil Gateway VPN Server tersebut. Begitu juga sebaliknya dan hal ini dapat kita buktikan atau kita lacak mengunakan TRACERT dari CMD.

Misalnya sebelum konek ke VPN Server, PC kita mengunakan koneksi ISP NUSANET lalu kita cek dengan perintah tracert yahoo.com maka terlihat Gateway yang kita gunakan melalui jalur aksesNUSANET. Selanjutnya kita Konek ke VPN Server yang mengunakan ISP Telkom Speedy, maka saat kita cek lagi dengan perintah tracert yahoo.com menunjukkan akses koneksi ke yahoo.com tersebut sudah tidak melewati jalur akses NUSANET melainkan melalui jalur akses Speedy. ( Nah, konsepForward Routing mengunakan VPN seperti inilah yang banyak digunakan untuk mempercepat akses internet dengan melalui JALUR ALTERNATIF ).

Kesebelas : Setting VPN Connection untuk Client kita sudah siap, selanjutnya kita klik Connect.

Selanjutnya akan terlihat proses Connecting melalui Register / cek authentikasi ke VPN Server.

Lalu setelah Authentikasi sukses maka akan muncul Status Koneksi VPN kita seperti gambar dibawah ini.

Dan jika kita lihat propertis koneksinya akan terlihat seperti dibawah ini, IP Address yang didapatkan (192.168.88.20 ) dari IP Pool yang kita buat di Mikrotik VPN Server. Sedangkan IP Address192.168.88.250 adalah IP Gateway atau Server untuk komunikasi IP VPN Client dengan Mikrotik dan dilakukan InterConnect dengan Client yang lain.

Keduabelas : Kita telah terkoneksi dengan VPN Server dan selanjutnya bisa cek Ping ke IP Client lain yang ada dalam jaringan 1 Network dengan Mikrotik ( PC Client di jaringan kantor ), termasuk untukmengakses semua resource yang ada di jaringan LAN tersebut. Baik untuk mengakses Websites / peripheral networking, mengakses Sharing Folder, Sharing Printer, Email Server Intranet, maupun mengunakan Remote Desktop, dll.

Selanjutnya pada gambar diatas dan dibawah ini adalah capture monitoring proses dan status koneksi VPN Client.

Oke lah kalo begitu, melakukan Real Action yang sebenarnya alias praktek itu jauh lebih mudah daripada sekedar membaca teorinya. Saran saya adalah rajin-rajinlah membaca, termasuk berbagai artikel saya ini bacalah berkali-kali lalu di coba.

Senin, 15 Februari 2010

setting reuter

Cara Dasar Setting Router

Sebelumnya mungkin ada yang belum tau apaan sih router??OK penjelasan sedikit, Router adalah hardware yang berguna untuk menghubungkan dan merutekan paket data dari sebuah jaringan network ke network yang lain. Dan bentuknya salah satunya router seperti gambar disamping.

Dan di sini saya akan menshare sedikit(Berhubung baru dapt dasar dari dosen coy..:) cara setting router yang umum atau dasarnya yang digunakan pada console.
Tahap-tahap dasar cara setting konfigurasi routerseperti dibawah ini :

1. Setting host name
router#enable t
router(config)#hostname nama-router

2. Setting pasword console
router(config)# enable secret password-anda
router(config)# enable password password-anda

3. Membuat Paswword terencryption
router(config)# service password-encryption
router(config)# enable password password-anda

4. Setting vty dan aux
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password-anda
router(config-line)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password
password-anda
router(config-line)# exit
router(config)# no service password-encryption
router(config)# ^Z
router(config)# wr mem

5. Setting terhadap FastEthernet fa 0/0
router#config t
router(config)#int fa0/0
router(config-if)# ip address 192.168.xx.x 255.255.xx.xx
router(config)#no shutdown
router(config)#exit

6. Setting terhadap Serial 0/0
router# config t
router(config)# int serial0/0
router(config-if)# ip address 192.168.xx.x 255.255.xx.xx
router(config)#no shutdown
router(config)#exit

Jumat, 15 Januari 2010

CARA PEMBUATAN ANTENA WIFI

Membuat wajan bolik


kebutuhan akan internet semakin besar, saat ini banyak orang yang menggukan teknologi wireless untuk terhubung/mendapat akses internet, perangkat untuk client/penerima sinyal dari AP(access point) / penyedia layanan mahal harganya sampai 1 juta keatas, untuk mmengurangi beban biaya yang telalu tinggi maka di buatlah wajan bolik, (membuat antena penerima sinyal wireless menggunakan wajan),


kenapa kita membutuhkan wajan bolik karna bila kita hanya menggunakan USB wireless biasa signal dan jarak antara perangkat kita dengan access point terbatas

untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar berikut



dari gambar di atas di jelaskan secara rinci bahwa signal yang datang akan di refleksikan kedalam pralon sehingga gain yang kita dapat akan semakin besar, signal akan terfokus ke dalam satu titik.


Untuk membuat antena wajan bolic bahan-bahan yang dibutuhkan adalah

  1. wajan berdiameter 40 cm

  2. pralon dengan diameter 3''

  3. alumunium foil

  4. tutup pralon ukuran 3'' 2 buah, mur dan baut 2 buah

  5. USB wifi cable UTP dan Cable USB extension

  6. double tape


peralatan yang di butuhkan adalah

  1. Bor listrik

  2. penggaris


pertama tama kita buat kabel ekstensi gunanya dari kabel tersebut agar wajan yang sudah jadi dapat kita taru di atas tiang penyangga agar wajan bolik dengan access point bisa saling terhubung tanpa ada penghalang (line of sigh),

untuk contoh konfigurasi penyambungan kable UTP dengan usb extended bisa lihat gambar berikut



konfigurasi di atas sudah di uji dengan keberhasilan mendekati 100% hal yang patut di perhatikan ketika membuat kable ekstensi ini adalah kualitas kable extension USB dan kabel UTP jika menggunakan kable yang berkualitas rendah tingkat keberhasilan akan turun.


gambar di atas adalah proses pensolderan


setelah di sambungkan maka hasilnya akan menjadi seperti gambar di bawah ini

untuk menghindari induksi maka kable yang sudah di sambungkan harus di selimuti boleh dengan pralon atau degan kable shield
berikut ini adalah gambar USB wireless dengan kable extension

untuk tahap ini sudah selesai, kabel sudah di katakan mampu mentransferkan data/ jika sudah di sambungkan dari USB wireless dan USB wireless sudah terbaca dan mampu menyambungkan koneksi wireless terdekat.

tahap selanjutnya menyiapkan plalon untuk menghimpun sinyal yang di dapat, pada kesempatan ini saya menggunakan pralon dengan diameter 3'' dengan panjang 40cm untuk pengukuran seberapa banyak pralon yang di gunakan bisa mengikuti instruksi rumus di atas.

pada percobaan kali ini saya menggunakan panjang pralon 40cm dengan panjang 25 cm lapisan pralon di lapisi alumunium, karna saya menggunakan alumunium yang biasa di gunakan untuk memansak dengan microwave maka saya gunakan doble tape untuk melekatkan dengan pralon.

tahap selanjutnya pembolongan wajan, untuk mempermudah dalam pembolongan wajan ada baiknya sebelum di lubangi kita beri tanda pada wajan dengan spidol, jangan lupa untuk melubangi penutup pralon sama di mana lubah harus sama dengan lubang yang terdapat pada wajan,

untuk peletakan USB wireless saya menggunakan konfigurasi sebagai berikut

sterofom di gunakan untuk mengikat dan menahan USB wireless agar tidak goyang dan lepas, disain ini di ambil untuk meminimalisir konslet terhadap USB wireless jika terjadi hujan, disain ini belum di uji untuk pemakaian secara terus menerus.

proses perakitan selesai di bawah ini adalah tampak wajan bolik yang sudah selesai
- pengetesan kabel dan pencarian sinyal dari akses poin di luar ruangan
- wajan yang telah di gantungkan pada tiang
- pointing ke akses point terdekat

Kendala dalam pengerjaan

-
ketika melakukan pengelasan dari kable UTP ke kable USB extended, di butuhkan kesabaran

hasil yang di dapat dari percobaan pembuatan wajan bolik

dari percobaan pembuatan wajan bolik kali ini dapat di sipulkan bahwa rumus yang di gunakan tidaklah baku, bila kita mengikuti rumus wajan hal ini untuk meningkatkan gain, pada percobaan kali ini saya sengaja tidak mengukur secara tepat area yang seharusnya di lapisi alumunium foil, yang saya ikuti hanya disain selebihnya hanya kira kira.



nb : artikel ini di buat berdasarkan percobaan pada matakuliah jaringan komputer (STMIK Bani Saleh) semester 3 tahun 2009-2010


Jumat, 06 November 2009

1. Network adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data.

2. Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
· Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
LAN adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil.
Contohnya adalah sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
· Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan.
MAN biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN.
Misalnya adalah antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar.
contohnya yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Jakarta atau lainnya.
· Wide Area Network (WAN) / Jaringan Skala Besar.
WAN adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut.
Contohnya adalah keseluruhan jaringan Bank BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.

3. Alat-alat yang digunakan adalah:
· Tang Crimping.
· Kabel Conector & RJ45.
· Tester Kabel.

4. Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan.
Contoh Topologi jaringan adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

5. Pengertian Dari:
· Printer Sharing adalah printer dan peralatan lainnya yang terhubung melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.
· File Sharing adalah data yang bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.
· Internet Conection Sharing adalah pemakaian internet secara bersama-sama yang terhubung oleh jaringan.
· Comunication adalah Memberikan data atau file-file dengan cara di transfer atau di sharing menggunakan jaringan yang terhubung satu sama lain.

6. Ping 192.168.1.1 -t

7. #Kelemahan dari Infrared:
-Memerlukan peranti penerima.
-Tidak bisa terkoneksi apabila jaraknya jauh(jarak kurang dari 1 meter).
-Pada saat mengirim data,membutuhkan waktu yang lama.
#Kelemahan dari Bluetooth:
-Pada saat mengirim data,pasti Bluetooth juga mengirim virus.
-Bisa terkoneksi pada jarak 1 meter.
#Kelemahan Wifi:
-Membutuhkan dana yang besar/harganya mahal.
-Perwatannya susah.
#Kelemahan Kabel:
-Perawatannya sangat sulit dan merepotkan.
-Koneksinya kurang bagus jika jaraknya jauh.
-Harganya murah.

8.Pengertian client dan server:
· Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan computer yang memberikan layanan ke client.
· Client adalah sebuah system computer yang menerima layanan jaringan dari sebuah server.

Jumat, 16 Oktober 2009

tugas ke-2

RESUME

Fungsi network

jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer:
a. local-area network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).
b. wide-area network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria di bawah ini:
a. topologi: pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.
b. protokol: protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. Protokol LAN yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak digunakan adalah IBM token-ring network.
c. arsitektur: jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-to-peer atau client/server.

Topologi

Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat, aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari pemilihan bentukan Topologi Jaringan ini.

Macam-macam topologi :

  • Topologi BUS
  • Topologi TokenRING

Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.

  • Topologi STAR

Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

Jenis network

Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer:
a. local-area network (LAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).
b. wide-area network (WAN): komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio.

Membangun LAN

Diasumsikan Anda hendak membangun sebuah LAN dengan topologi Star/Bintang dengan jenis koneksi 10/100 mbps maka perangkat yang perlu disediakan adalah :

1. Komputer yang dilengkapi Kartu Jaringan (LAN Card/Ethernet).
2. Kabel Jaringan dengan jenis UTP Cat 5 dan Konektor Kabel (RJ45).
Penggunaan kabel yang memiliki kualitas baik akan membantu meningkatkan performance LAN yang akan dibangun nantinya.
3. Tang Kabel. Digunakan untuk menjepit kabel ke konektor.
4. Switch atau Hub. Digunakan untuk media pengatur aliran data secara fisik.
5. Sistem Operasi yang mendukung fitur Networking.



sumber :internet

Rabu, 09 September 2009

BAB 3

BAHASA BASIS DATA

(DATABASE LANGUAGE)

DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam Disk. Cara berkomunkasi / berinteraksi antara pemakai dengan basis data diatur dalam suatu bahasa khusus yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat DBMS. Bahasa ini disebut sebagai bahasa basis data yang meliputi sejumlah perintah (statement) yang diformulasikan dan dapat diberikan user dan dikenali / diproses DBMS untuk melakukan suatu aksi / pekerjaan tertentu.

3.1. Deskripsi Bahasa Basisdata

Bahasa basis data umumnya dapat ditempelkan (embbeded) ke bahasa pemrogarman lain, misalkan ditempelkan kedalam bahasa Java,C/C++, Pascal, Basic, Fortran, Ada dan lainnya. Bahasa tempat ditempelkannya instruksi bahasa basisdata disebut sebagai inang (host language). Pada program bahasa inag yang ditempeli kode-kode bahasa basisdata mka saat source program dikompilasi maka source program terlebih dahulu dilewatkan ke pre-kompilator (pre-compiler) yang menterjemahkan instruksi bahasa basisdata menjadi instruksi asli bahasa pemrograman inang.

Setelah itu, kode-kode yang telah dalam bahasa inang dikompilaasi menggunakan kompilator bahasa inang sehingga menghasilkan kode biner yang mengaitkan (link) instruksi – instruksi bahasa basisdata ke pustaka (library) yang berfungsi menghubung DBMS. Hasil – hasil instruksi bahasa basisdata segera ditangkap program bahasa inang dan diolah sesuai keperluan aplikasi.

Selain itu vendor DBMS juga selalu menyertakan fasilitas inteaktif memberi perintah ke DBMS secara langsung. Cara ini umumnya dipergunakan administrator untuk menjalankan tugasnya mengolah seluruh basisdata organisasi.

3.2. Komponen Bahasa Basisdata

Berdasarkan fungsinya, bahasa basis data dapat dipilah ke dalam 3 (tiga) bentuk yaitu :

1.

Data Definition Language (DDL)

2.

Data Manipulation Language (DML)

3.

Data Control Language (DCL)

DDL berfungsi menspesifikasikan skema atau struktur basisdata, hasil pernyataan DDL adalah himpunan definisi data yang disimpan secara khusus pada data dictionary (data directory).

Baca Selengkapnya